Sabtu, 11 Februari 2017

Iman

Aku tidak bisa berhenti menagis pagi itu... Rasanya ada ribuan jarum yang aku tusukkan sendiri di dadaku. Bukan orang lain yang membuatnya kian sakit, tapi diriku sendiri. Allah, aku menyesal..

Pagi itu dingin seperti biasa, kami yang seharian kemarin sibuk dengan majelis ilmu mulai memulai hari bersama. Suasana syahdu ba'da subuh menyelimuti bacaan dzikir pagi yang kami kumandangkan bersama. "Selanjutnya, silahkan seorang ikhwan menyampaikan kultum singkat," seru MC dadakan kami selepas dzikir pagi. Tanpa ragu seorang peserta dauroh mengajukan diri, "saya hendak menyampaikan apa yang telah saya terima dari beliau Ust. Hanan, sekedar meyambung lidah. Semoga dapat diambil hikmahnya."

"Beliau pernah menyampaikan tiga kisah. Kisah pertama tentang sahabat Rasulullah yang kuat, Umar. Suatu saat ketika ia sedang berpatroli di sekitar perkampungan muslim ia mendengan seorang sahabat sedang membaca At-Thur : 7-8. 'Sungguh, azab Tuhanmu pasti terjadi. tidak sesuatu pun yang dapat menolaknya.'Seketika ia pingsan karena takut."

"Lalu kita diingatkan kembali dengan kisah Aisyah. Suatu hari Qasim hendak menemui bibinya di pagi hari. Kala itu dilihatnya Aisyah sang bibi sedang shalat dan membaca satu ayat berulang-ulang. Dalam syahdu Aisyah mengulangnya sambil menangis dan berdo'a. Karena bosan menunggu, Qasim pergi ke pasar untuk menunaikan hajatnya, Sekembalinya dari pasar ia temui sang bibi masih menangis dengan membaca ayat yang sama. At-Thur : 27."

"Kisah terakhir dialami oleh Ust. Hanan itu sendiri, ketika beliau sedang berkunjung ke Bumi Jihad Palestina. Dalam pertemuannya dengan seorang syekh, rasa penasaran membuat ia memberanikan diri untuk bertanya pada sang syekh. 'Saya pernah mendengar cerita seorang anak kanada yang berhasil menghafalkan Quran dalam sebulan di negeri ini, Apa rahasianya wahai syekh? Apakah ada metode khusus, Quantum Learning mungkin?' 'Quantum Learning... apa itu Quantum Learning? saya belum pernah mendengarnya' jawab sang syekh. 'lalu apa syekh?' 'hanya satu.... Al-Iman'. Seketika Ust. Hanan menangis."

Lalu semua pertanyaan itu kembali pada diriku sendiri...

Gimana kabar imanmu hari ini?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar