Selasa, 09 Mei 2017

Cermin Diri

imagr source http://www.lakedistrict.gov.uk/visiting/placestogo/aroundnorthernlakes/hd_loweswater-jul.jpg

Sejenak setelah Narciscus - manusia nan elok yang mencintai dirinya sendiri - tenggelam ke dalam danau, air danau itu berubah menjadi asin. Ya, danau menangisi kepergian Narciscus, ia terbilang sering menemani danau dalam kesendiriannya. Kesehariannya menatap ke permukaan danau dan mengagumi banyangan dirinya yang terpantul elok oleh tenangnya kesunyian danau. 

Mendengar berita ini Dewi Hutan bergegas menemui Sang Danau. ''Setiap hari aku melihat anak itu berkeliaran di hutan, namun langkah nya yang cepat membuatku tidak sempat memperhatikan keelokan rupanya dari jauh. Aku yakin engkau yang melihat rupanya dari dekat memahami keindahannya dan bersedih kehilangan dirinya. Tapi aku penasaran, apakah ia seelok itu'' dengan rasa ingin tahunya Dewi Hutan bertanya pada Sang Danau. Perlahan Sang Danau menjawab''Entahlah, aku tidak pernah benar-benar memerhatikan elok rupanya. Aku hanya bersedih tidak lagi dapat melihat bayangan keindahan diriku dari pantulan matanya.''

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sebuah kisah pembuka di novel ''The Alchemist'' karya Paulo Coelho

Sungguh, seringkali hanya cermin diri yang kita perlukan. 
Karena dengannya manusia mampu melihat dan mengamati 
Hasil perjalanan hidupnya 
Beserta noda hitam yang menyertainya.
Selamat bercermin.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar